Sosok Hong Cin, Polwan Cantik Yang Namanya Viral Di Socmed Kini Diperiksa Polda Sumbar

Diterbitkan Tanggal: 27 / 02 / 17

Kategori: | DAERAH, POLRI, SUMBAR |

Foto : SumbarExpress

Foto : SumbarExpress

SUMBAREXPRESS, PADANG – Sebuah video tentang anggota polwan yang dihukum terkait hirarki (senioritas) menjadi viral di media sosial. Dalam video tersebut terlihat seorang polwan yang masih dalam pendidikan yang belakangan diketahui bernama Syarifach Aini meminta maaf kepada Bripda Hong Cin dihadapan Bamin (Bintara Administrasi) yang menghukumnya.

Bamin yang merupakan letting Hong Cin menghukum Syarifach karena menganggap Syarifach tidak sopan dengan memanggil Hong Cin tanpa sebutan “Ibu”.

Berbagai komentar berbau sara-pun lantas diberikan oleh netizen terkait video tersebut. Apalagi, nama Hong Cin mengarah pada etnis Tionghoa (China) yang akhir-akhir ini banyak mendapat sentimen negatif dari masyarakat.

Sebagian besar komentar netizen mempertanyakan mengenai siapa sosok Bripda Hong Cin sehingga harus mendapat penghormatan berlebih dari juniornya.

Tidak hanya itu, Bripda Hong Cin juga diperiksa oleh institusinya terkait beredarnya video tersebut.

Foto : SumbarExpress

Foto : SumbarExpress

Kepada SumbarExpress, minggu (26/2) Hong Cin mengklarifikasi terkait beredarnya video permintaan maaf Syarifach dan pemberitaan yang cendrung memojokan dirinya.

Menurut Hong Cin, inti permasalahannya bukanlah karena Syarifach yang merupakan juniornya menyebut namanya tanpa menggunakan kata “Ibu”, namun Hong Cin menganggap Syarifach sudah berlaku tidak sopan terhadap dirinya di media sosial, dan hal itu diketahui oleh Bamin yang merupakan teman satu letting Hong Cin.

“Bukan masalah dia memanggil nama saja (tanpa kata Ibu), tapi dia sudah berlaku tidak sopan kepada saya yang merupakan seniornya, dan di Kepolisian itu salah besar. Apalagi dia belum jadi polisi, masih di pendidikan”, Kata Hong Cin

Lebih lanjut Hong Cin menceritakan, sikap Syarifach yang ia anggap tidak sopan terjadi di media sosial. Hong Cin yang sudah lama mengenal Syarifach, melihat Syarifach memposting sebuah foto di akun instagram miliknya.

Karena merasa kenal, Hong Cin lalu mengomentari foto yang diunggah Syarifach, namun Syarifach justru membalas komentar Hong Cin dengan tidak sopan dan menyebut nama Hong Cin tanpa gelar penghormatan (Ibu).

“Terkait isi komentarnya yang tidak sopan terhadap saya, saya tidak bisa katakan. Itu cukup menjadi rahasia institusi saya saja. Inti-nya dia berkata seolah olah saya baru saja jadi polisi sudah sok sok-an. Terkait pernyataannya itu saya tidak marah dan sakit hati, saya hanya menegurnya baik-baik untuk tidak bersikap seperti itu lagi, tau-tau videonya udah tersebar. Saya kaget, karna letting saya yang mem-videokan itu tidak bilang dan tidak mengirim kepada saya, dan video itu langsung dia bagikan di grup letting”, Ujar dara cantik lulusan Bintara angkatan 44 tahun ajaran 2015/2016 ini kepada SumbarExpress.

Lantas siapa sebenarnya Bripda Hong Cin?.

Foto : SumbarExpress

Foto : SumbarExpress

Polwan cantik asal Kenagarian Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat ini bertugas di staf di Direktorat Sabhara Polda Sumbar. Bungsu dari empat bersaudara putri pasangan Bachtiar HS dan  Halwani ini sangat bersyukur dirinya bisa menjadi seorang abdi Negara. Hal ini karena merupakan cita-citanya sejak kecil.

Saat dikonfirmasi terkait nama Hong Cin yang berbau eknis China, ia menyebutkan bahwa ia adalah putri asli Minang Kabau dan tidak punya garis keturunan China. Nama tersebut berasal dari kata Hongkong dan Cina, itu diambil dari tanggal kelahirannya, yaitu pada hari Selasa 1 Juli 1997.

Ayahnya memberi nama Hong Cin karena pada tanggal tersebut bertepatan dengan kembalinya Hongkon ke Cina setelah di jajah oleh Inggris.

 

 

Saat disinggung mengenai siapa pacar dan target menikahnya, sambil tersipu malu gadis manis berusia 20 tahun ini berujar bahwa ia belum lepas ikatan kedinasan yang melarangnya untuk menikah.

Foto : SumbarExpress

Foto : SumbarExpress

“Masalah cowok tidak usah dibahaslah Pak…hehehe. Ikatan dinas saya belum lepas jadi belum boleh menikah, target saya sarjana dulu baru menikah”, Tutup mahasiswi Unes jurusan hukum semester 2 ini sambil tertawa.

Laporan : Koresponden

Editor : Joni Hermanto

(Visited 1.095 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!