Ciduk Ibu 6 Orang Anak, Polres Bukittinggi Panen Tangkapan Narkoba

Diterbitkan Tanggal: 13 / 06 / 17

Kategori: | Bukittinggi, DAERAH, POLRI |

Press Release Polres Bukittinggi

Press Release Polres Bukittinggi

SUMBAREXPRESS, BUKITTINGGI – Polres Bukittinggi menciduk seorang wanita asal Aceh karena diduga sebagai kurir narkoba jenis ganja.

Tak tanggung-tanggung, 20 kg ganja yang dibawanya siap diedarkan di kota Bukittinggi dan sekitarnya.

Kapolres Bukittinggi, AKBP Arly Jembar Jumhana, Selasa (13/6) seusai santap Sahur kepada sumbarexpress.com mengatakan, Penangkapan tersangka Nur (43), bermula adanya informasi masyarakat bahwa Senin (12/6) ada seorang kurir wanita membawa ganja menggunakan bus dari Aceh tujuan Bukittinggi, berdasarkan informasi itu tim operasional Satres Narkoba langsung melakukan pengintaian ke pool Bus ALS Jl Soekarno Hatta Simpang Limau, Bukittinggi.

Saat semua penumpang tujuan Bukittinggi sudah turun kata Arly , tim operasional Satres Narkoba yang menggunakan pakaian preman, langsung mendatangi tersangka yang sudah menunggu di samping  loket ALS.

“Kemudian Petugas  langsung mengamankan tersangka. Tersangka hanya pasrah ketika diamankan petugas,  lalu tersangka dibawa ke Polres Bukittinggi untuk pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Kapolres menambahkan, menurut tersangka Nur ia ke Bukittinggi diantarkan seseorang bernama Sidin dari Aceh  menuju Medan Sabtu (10/6/)  sekitar pukul 24.00 WIB menggunakan bus PMTOH, dan membwa  dua tas yang berisi ganja  diletakkan dibawah tempat duduknya. Sampai di Medan Minggu (11/6) sekitar pukul 08.00 WIB, Nur berangkat ke Bukittinggi menggunakan bus ALS,” Tutur Kapolres.

Sesuai instruksi Sidin  tambah  AKBP Arly, saat sampai di Bukittinggi dia akan dihubungi oleh pemesan. Namun sebelum bertemu pemesan Nur terlebih dahulu diciduk.

Sementara itu tersangka mengaku, ia baru pertama kali menjadi kurir narkoba, dengan upah Rp 6 Juta untuk 20 paket ganja sebarat 20 Kg. Tersangka berdalih mau menjadi kurir, karena suaminya sakit stroke dan sudah lumpuh, sementara ia mempunyai  tanggungan enam  orang anak.

Atas perbuatannya tersangka dijerat pada 111 Subs 114 Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkorika, dan barang bukti ganja masuk golongan satu, dengan ancaman hukuman mati.

Laporan : Tim Liputan

Editor : Joni Hermanto

(Visited 83 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!