Teng-Teng Bernyanyi, Polres Tanah Datar Gulung Sindikat Pembuat Dan Pengedar Ijazah Palsu

Diterbitkan Tanggal: 22 / 01 / 18

Kategori: | DAERAH, POLRI, Tanah Datar |

Press Realese Polres Tanah Datar dengan menghadirkan tersangka dan barang bukti, Senin (22/01)

Press Realese Polres Tanah Datar dengan menghadirkan tersangka dan barang bukti, Senin (22/01)

SUMBAREXPRESS, TANAH DATAR – Heboh dugaan penggunaan ijazah palsu yang dilakukan Teng-Teng (47) (bukan nama sebenarnya) seorang oknum wartawan asal Kota Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar memasuki babak baru.

Pasalnya setelah diintrogasi petugas, Teng-Teng bernyayi dengan menyebut beberapa nama, diantaranya Anggi dan Irwansyah Sitepu alias Dt Katumangguangan. Dari informasi Teng-Teng polisi bergerak cepat dengan menangkap Anggi (31), wanita asal Jorong Aie Angek, Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar itu ditangkap dikediaman orang tua suaminya di Kecamatan Lintau Buo Utara, Kabupaten Tanah Datar.

Teng-Teng mengaku membeli ijazah S1 palsu yang dikeluarkan oleh Universitas Bung Hatta (UBH) Padang kepada Anggi seharga Rp. 12.000.000. Dari hasil pengembangan terhadap Anggi polisi lalu menciduk Deki (32) yang berperan sebagai pencetak dan pembuat ijazah dikediamannya di Kabupaten Pesisir Selatan.

Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas yang didampingi Wakapolres Kompol Hendra Syamri dan Kasat Reskrim AKP. Edwin dalam press releasenya, Senin (22/01) di Mapolres setempat menyebutkan, terungkapnya kasus pemalsuan ijazah ini berawal dari salah seorang tersangka yang dilaporkan karena menggunakan ijazah palsu untuk mengikuti Pasca Sarjana (S2) di Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar.

Baca juga :

“IAIN Batusangkar Kecolongan Menerima Mahasiswa Yang Diduga Menggunakan Ijazah Palsu”

UBH Angkat Bicara, Teng-Teng Diduga Kuat Positif Gunakan Ijazah Palsu

“Tiga orang tersangka tersebut mempunyai tugas dan peranan yang berbeda dalam mengelola sindikat pemalsuan ijazah sarjana ini,” kata Kapolres Tanah Datar, AKBP Bayuaji Yudha Prajas.

Pelaku pembuat ijazah palsu yang berhasil diungkap Polres Tanah Datar, tidak hanya mencatut universitas besar seperti Universitas Bung Hatta (UBH), namun mereka juga mencatut 6 universitas lainnya yang ada di Sumatera Barat.

“Mereka bisa dikatakan sebagai sindikat, dan barang bukti yang kami sita ada sebanyak 78 lembar foto copy ijazah palsu, semuanya ada 6 universitas berbagai fakultas, tergantung dari orderan pemesan,” ucap Bayuaji.

Katanya, pihaknya berhasil menemukan 35 lembar foto copy ijazah palsu dari UBH berbagai fakultas, Universitas Eka Sakti 12 buah, UPI 12 buah, ITP 3 buah Universitas Darma Andalas 3 buah dan beberapa buah dari STMIK Padang.

“Peran saya sebagai pembuat dan pencetak ijazah yang diorder melalui Anggi, untuk 1 lembar ijazah S1 saya mematok harga Rp. 3,500.000 – Rp. 4.000.000;,” ujar Deki menyesali perbuatannya.

Sementara itu, Irwansyah Sitepu alias Dt Katumangguan yang namanya di sebut Teng-Teng juga ikut membeli ijazah lewat dirinya seharga Rp. 20.500.000, hingga saat ini belum dimintai keterangan oleh polisi.

“Sindikat ijazah palsu ini pengembangannya sudah sampai ke pembuat, memgenai dugaan keterlibatkan Irwansyah Sitepu yang juga ikut menggunakan ijazah palsu itu beda konteks-nya, nanti akan kita kembangkan sampai kesitu,” tutup Kasat Reskrim AKP Edwin.

Laporan : Tim

Editor : Joni Hermanto

(Visited 422 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!