Ditlantas Fokus Krodit Atasi Macet Pasar Koto Baru, Kapolda : Bukan Menandakan Bahwa Hanya Polisi Yang One Man Show

Diterbitkan Tanggal: 20 / 03 / 18

Kategori: | DAERAH, POLRI, REDAKSI, SUMBAR |

Wadir Lantas Polda Sumbar, AKBP M.Hari Mulyanto yang didampingi Kasubdit Dikyasa Ditlantas, Kompol Ari Wibowo, Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval, SIK, didampingi Kasat Lantas Polres Padang Panjang Iptu Aditya dan Kasat Lantas Polres Tanah Datar AKP Yulandi Rusadi, SH Senin (19/03)

Wadir Lantas Polda Sumbar, AKBP M.Hari Mulyanto yang didampingi Kasubdit Dikyasa Ditlantas, Kompol Ari Wibowo, Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval, SIK, didampingi Kasat Lantas Polres Padang Panjang Iptu Aditya dan Kasat Lantas Polres Tanah Datar AKP Yulandi Rusadi, SH Senin (19/03)

SUMBAREXPRESS, TANAH DATAR – Pihak kepolisian berupaya mencari solusi mengatasi kemacetan yang terjadi di Pasar Koto Baru, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat (Sumbar).

Wadir Lantas Polda Sumbar, AKBP M.Hari Mulyanto yang didampingi Kasubdit Dikyasa Ditlantas, Kompol Ari Wibowo, Kapolres Padang Panjang AKBP Cepi Noval, SIK, didampingi Kasat Lantas Polres Padang Panjang Iptu Aditya dan Kasat Lantas Polres Tanah Datar AKP Yulandi Rusadi, SH Senin (19/03) saat memantau langsung kemacetan di lokasi mengatakan, ada beberapa langkah yang akan dilakukan agar kemacetan itu terurai.

“Diantaranya tidak ada lagi parkir kendaraan bermotor di sebelah kiri jalan dengan memasang cone dan saat ini solusi itu sudah berjalan baik,” ungkapnya.

Ia menambahkan juga akan dipasang barier di depan lapak pedagang yang berjarak dua meter sebelum adanya hari pasar.

“Tadi malam sudah dipasang namun ketika subuh, pedagang mendorong barier tersebut ke jalan,” ujarnya.

Untuk menjaga barikade tersebut, tambahnya dibutuhkan kerja sama antara pihak kepolisian dan instansi terkait agar tidak dipindahkan lagi.

Selanjutnya, yaitu pengecoran jalan menuju lahan parkir, karena jalannya masih struktur tanah sehingga jika terjadi hujan, akses menuju lokasi parkir menjadi becek yang menyulitkan untuk parkir di sana.

“Kemungkinan Selasa mendatang akan dilakukan pengecoran jalan,” ucapnya.

Di samping itu, untuk jangka pendek akan diupayakan untuk melakukan pelebaran pasar dan hingga saat ini masih menunggu keputusan pemerintah kabupaten dan provinsi.

“Gubernur akan mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh Bupati dan Walikota,” ungkapnya.

Masihn menurut AKBP Ari Wibowo saat cipta kondisi di ruas Pasar Koto Baru tadi arus sedikit lancar.

“Tapi soal areal parkir yang Sabtu kemarin digotong-royongkan kondisinya becek karena hujan, belum bisa dimanfaatkan hari ini, tapi dalam minggu ini pihak Bina Marga akan melakukan pengecoran,” ujar Ari.

Sementara pihak wali nagari dan kepala pasar serta beberapa perwakilan pedagang dan pemilik tanah di belakang pasar, menurut Ari Wibowo, sudah setuju solusi perluasan pasar tersebut.

“Tanah siap utk dibebaskan. Sekarang bola ada di pemerintah daerah. Ada kemauan atau tidak,” ujar Kepala Pasar Koto Baru seperti disampaikan Kompol Ari Wibowo.

Sementara itu, jajaran Polri dengan pihak terkait hanya bisa memberikan obat sementara saja melakukan manajemen dan rekayasa lantas di lokasi.

“Mulai dari penataan parkir, mencegah semakin lubernya orang-orang beraktifitas ke badan jalan dan melakukan pagar betis di sepanjang pasar,”ujar Wadirlantss AKBP Hari Mulyanto

Tapi menurut AKBP Hari Mulyanto tindakan rekayass tersebut hanya sementara sambil menunggu obat sebenarnya diberikan yaitu renovasi dan perluasan pasar ke arah belakang.

“Polri yakin jika gubernur dan DPRD serta semua pihak terkait bersatu maka masalah yang sudah belasan tahun ini bisa tuntas,” ujarnya.

Dan jika pasar diperluas kebelakang keuntungan ekonomi juga dirasakan rakyat petani sayur.

“Sudah pasti berdampak ikutan positifnya, dipastikan pendapatan rakyat petani sayur akan meningkat karena transaksi jual beli semakin nyaman dan mungkin nanti hari pasaran bisa ditambah bukan hanya setisp Senin saja,” tambahnya.

Menurutnya pelebaran pasar, rakyat di Koto Baru pasti senang dan pasti bangga melihat pemerintah daerah peduli kepada kesejahteraan rakyatnya.

“Mari bersama kita bisa. Demi rakyat sumbar yang sama-sama kita cintai,”ucapnya.

Terakhir Wadirlantas mengatakan bahwa Kapolda Sumbar Irjend Pol Fakhrizal melalui Ditlantas dua bulan terakhir ini fokus atasi krodit lalu lintas di Pasar Koto Baru, bukanlah menandakan bahwa hanya polisi yang one man show.

Laopran : Tim Liputan

Editor : Joni Hermanto

(Visited 104 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!