Dengar Arahan Kapolri, Bupati Mengajak Forkopimda Antisipasi Black Campaign

Diterbitkan Tanggal: 04 / 10 / 18

Kategori: | DAERAH, POLRI, Tanah Datar |

Foto : kabarsumbar.com

Foto : kabarsumbar.com

SUMBAREXPRESS, TANAH DATAR – Setelah mendengarkan arahan Kapolri Jenderal. Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal. Hadi Tjahjanto dan Menkopolhukam Wiranto dalam Teleconference bersama, Senin (24/09) di Mapolres Tanah Datar, bupati mengajak Forkopimda antisipasi terjadinya black campaign yang bisa memecah belah masyarakat.

“Kita akan membicarakan arahan dari pejabat negara tadi, di tingkat Forkopimda, KPU serta Bawaslu agar menghadapi pemilu 2019 ini dapat berjalan aman dan damai,” ungkap Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi didampingi Kapolres AKBP. Bayuaji Yudha Prajas, Kasdim 0307/TD, Ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Tanah Datar.

Katanya, pemkab juga menyarakan kepada KPU sebagai pihak yang berwenang dalam menyelenggarakan Pemilu, untuk melakukan deklarasi damai mengantisipasi black campaign yang menjadi perhatian Kapolri dalam pemilihan presiden dan legislatif tahun 2019 mendatang.

Selain itu, ungkap Irdinansyah di Tanah Datar sudah ada wadah yang dapat menyelesaikan masalah sebelum berlanjut ke ranah hukum, dan hal ini akan dibicarakan terlebih dahulu bersama KPU, Bawaslu dan pihak kepolisian sebagai penegak hukum.

Sementara itu, Kapolres Tanah Datar AKBP Bayuaji Yudha Prajas mengaku selalu berkordinasi dengan Forkopimda, KPU serta Bawaslu untuk mewujudkan Pemilu Damai di wilayah hukum jajarannya.

“Tadi kita sudah dengar bersama arahan Kapolri dan Menkopohukam, jika pihak kepolisian hendaknya menjaga stabilitas Pemilu, dan stabilitas keamaan di Tanah Datar. Untuk itu, kami terus bekerjasama dengan pihak terkait agar suasana tetap kondusif sampai pemilu mendatang,” ujar Bayuaji.

Untuk mengantisipasi terjadinya gesekan di tengah masyarakat, Bajuaji juga telah melakukan peningkatan intensitas patroli bersama atau patroli gabungan, mulai dari tingkat Polsek hingga Polres.

Disisi lain, Ketua KPU Tanah Datar Fahrul Rozi juga mengakui jika pihaknya selalu berkordinasi dengan pemkab dan pihak kepolisian dalam menjaga suasana menjelang Pemilu 2019 mendatang.

“Kami sebagai puhak penyelengara akan selalu mengakomodir setiap operasi pengamanan yang dilakukan pihak kepolisian dan KPU juga berusaha menetralkan seluruh potensi masalah muncul dengan kordinasi dengan seluruh stakeholder, termasuk aparat kepolisian,” tutur ketua KPU. (KabarSumbar)

(Visited 3 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!