Ribuan Pesilat Tanah Datar Berlaga Di GSB Pagaruyung

Diterbitkan Tanggal: 04 / 10 / 18

Kategori: | DAERAH, SOSIAL & BUDAYA, Tanah Datar |

Foto : kabarsumbar.com

Foto : kabarsumbar.com

SUMBAREXPRESS, TANAH DATAR – Sebanyak 1630 pesilat dari 91 perguruan silat yang ada di Tanah Datar, berlaga di arena silat Gelanggang Silih Berganti (GSB), Jumat (21/09) di Pagaruyung.

Ajang penampilan seni silat tradisional dan ketangkasan bela diri itu, juga sebagai wadah mencari bibit dan berlatih para pesilat yang akan berkompetisi di Porprov 2018 mendatang.

Ketua Harian Ikatan Pencak Sikat Indonesia (IPSI) Kabupaten Tanah Datar Afrizal menyebutkan, selain ajang uji nyali dan kompetisi para pesilat yang ada di Tanah Datar, GSB merupakan ajang silaturrahmi antar perguruan silat yang ada di daerah ini.

“Kami sangat menghargai antusias dari perguruan silat untuk datang ke GSB kali ini, sebanyak 1.360 orang adalah angka yang cukup besar dan ini bukti seni bela diri tradisional masih dapat dipertahankan hingga saat ini,” ucap Afrizal dalam sambutannya pada Pembukaan GSB itu.

Ia berharap, GSB ini dapat dijadikan perhatian serius bagi pemerintah daerah agar perkembangan seni silat bisa dipertahankan sebagai aset budaya yang memiliki potensi besar di bidang pariwisata.

“Hingga tiga hari kedepan, kami yakin para pesilat mampu mempertontonkan seni gerak pada silat-silat tradisi dan prestasi dari jenis aliran silat yang ada di Luhak Nan Tuo,” sebut Camat Lima Kaum itu.

Afrizal juga menambahkan, Tanah Datar merupakan salah satu penyumbang daerah penyumbang medali emas terbanyak pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kota Padang tahun lalu, ini bukti jika daerah ini memiliki potensi atlit berprestasi pada cabor pencak silat.

“Ini merupakan salah satu bentuk pembinaan atlet silat, yang hingga saat ini bertahan mengikuti GSB di Tanah Datar, dan IPSI kembali menargetkan sebagai Cabor peraih emas terbanyak pada Porprov 2018 mendatang,” sebut Afrizal.

Swmentara itu, Ketua IPSI Provinsi Sumatera Barat Fauzi Bahar, mengatakan bahwa seni bela diri pencak silat adalah budaya asli dari Indonesia yang berasal dari Sumatera Barat (Minangkabau) salah satunya.

“Saat ini di Minangkabau lebih dari 700 aliran silat, dan di Tanah Datar sudah terkenal dengan aliran silek tuonya yang sudah berumur ratusan tahun, dan masih dipertahankan hingga saat ini,” ucap mantan Mantan Walikota Padang ini.

Ia juga meminta, pemerintah daerah tetap memperhatikan kelangsungan GSB ini sebagai wadah untuk melestarikan budaya lokal, dan juga sebagai wadah pembinaan atlet atlet silat yang ada di Tanah Datar.

Hadir saat pembukaan GSB kali ini, Forkopinda Tanah Datar, Camat se Tanah Datar, tuo-tuo silat Minangkabau, dan para undangan lainnya.(KabarSumbar)

(Visited 3 times, 1 visits today)
Subscribe to our RSS Feed! Follow us on Facebook! Follow us on Twitter! Visit our LinkedIn Profile!